Kamis, 21 Agustus 2014

Berenang Bersama Hewan Liar? Di Sini Tempatnya...

Studio Octopi / The Thames Baths Project
The Thames Baths Project menawarkan kolam renang publik bagi penduduk London. Proyek yang mulanya diluncurkan pada 2013 tersebut tidak hanya ditujukkan bagi para perenang, namun juga menjadi lokasi aman bagi ikan, burung, dan berbagai jenis tanaman.



KOMPAS.com — Penghuni kota pesisir, dan kota-kota di sepanjang aliran sungai di negara maju, mulai menyuarakan gerakan menarik, yaitu membangun kolam renang di daerah perairan. Setelah penduduk New York membuat "+pool" dengan menghimpun donasi dari penduduk setempat, kini London juga ikut menyuarakan gerakan serupa. 

Tujuannya sebenarnya sederhana. Penduduk kota punya kerinduan untuk menikmati lingkungannya. Salah satu caranya dengan berenang di alam terbuka.

Gerakan The Thames Baths Project diluncurkan pada 2013. Proyek tersebut bertujuan mengembalikan kegiatan renang ke sungai terkenal London, Thames. Kolam renang ini tidak hanya ditujukan bagi para perenang, tetapi juga untuk berbagai macam hewan liar dan tumbuhan setempat.

Studio arsitektur Octopi merupakan satu dari lima kelompok yang menggodok visi bagi proyek ini. Studio tersebut merilis strategi berupa kolam renang air tawar mengapung di tangga tanggul Victoria. Octopi mendesain tiga kolam, yaitu kolam renang formal berukuran besar, kolam berbentuk oktagon, dan kolam yang lebih dalam.
 

Selasa, 19 Agustus 2014

Rumah Termahal di Asia Dibanderol Rp1,3 Triluin


Rumah Termahal di Asia Dibanderol Rp1,3 T (Foto : Property Report)
Kebanyakan orang-orang kaya asal China mencari rumah yang terbesar dan termewah. Jika terjual sesuai dengan harga yang dibandrol rumah ini bisa menjadi rumah termahal di Asia
SolusiProperti.com -  Seperti apa rumah penampakan rumah termahal se-benua Asia? Rumah yang berlokasi di Hong Kong kini dijual oleh pemiliknya. Rumah seluas 433 meter per segi ini  dibandrol seharga USD106 juta atau Rp1,3 triliun (kurs Rp11.688 per USD). Berminat? 
Rumah ini berlokasi di kawasan Victoria Peak, Hong Kong. Meski sangat mewah dan mahal, rumah ini hanya dilengkapi dengan empat kamar tidur saja. Namun, fasilitasnya yang beragam seperti jacuzzi pribadi, kolam renang super luas, hingga lift pribadi yang membuat Demikian dikutip dari Property Report, Selasa (19/8/2014).
 
Rumah ini merupakan milik dari salah satu pengembang asal Hong Kong, Sun Hung Kai Properties. Pengembang ini tengah mengincar pembeli rumah ini dari daratan China.
 
"Kebanyakan orang-orang kaya asal China mencari rumah yang terbesar dan termewah. Jika terjual sesuai dengan harga yang dibandrol rumah ini bisa menjadi rumah termahal di Asia," ucap Manajer Penelitian Konsultan Property Collliers Internasional, Joanna Lee. 
 
Seperti yang diketahui, Hong Kong merupakan kota dengan harga properti tertinggi di Asia. Kekurangan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di negara ini disiasati dengan membangun "micro apartemen" di setiap sudut kota. Orang terkaya se-Asia, Li Ka-Shing yang telah memotori proyek ini. 
 
Saat ini, Li tengah membangun apartemen yang berkapasitas 196 unit di Hong Kong. Apartemen yang menargetkan keluarga kelas menengah ini mulai dibanderol seharga USD250 ribu hingga USD260 ribu
 
 
Sumber: Okezone.com